Haloo blog, mau curhat lagi nih. Kali ini mau cerita tentang
kantor gw dan unek- unek didalamnya, jadi siap-siap bête aja bacanya…hihihi…
Lokasi kantornya sih di Jalan Sudirman yang terkenal sebagai
SCBD nya Jakarta, tepatnya di Gedung Chase Plaza lantai 11. Keluar lift
kantornya ada di sampingnya toilet wanita depannya bertuliskan “PT PRIMA CIPTA
JAYA”. Dilihat dari namanya kantor ini tidak begitu familiar, walaupun kantor
ini bergerak di bidang perkebunan. Awal gaji dapet 3 +++ dan ini bertahan sampe
sekarang alias tidak ada penambahan L
Kenal sama bos yang aneh disini, for the first time I have a
boss with a child character. He just doing like a clever boss. Tapi emang
sepertinya semua boss kaya gitu, sok tau. Bulan-bulan awal sih kerjaan jelas,
tapi kog lama-lama kerjanya aneh. Gw diangkat jadi staff GIS dari admin GIS
bulan Agustus 2013 lalu, awalnya gak mau karena tau bakalan repot dan
membingungkan walaupun emang punya latar belakang GIS. tapi firasat gw bener,
semua itu serba di paksa , yeah he has the rule and i moved. Pertama-tama semenjak gw jadi staff
GIS, dia semakin merepotkan hidup gw. Disuru ini itu, salah ini itu dimarahin,
bener-bener kayak lagi di ospek.
Tapi lama-kelamaan gw dikasi kerjaan yang sama seperti
posisi yang dulu, apa maksudnya? Padahal sudah sedikit happy berpikir bakalan
gak monoton, ternyata salah. Makin kelamaan kerjaany gw gak jelas, masa disuru
monitoring orang lain yang bukan kerja di perusahaan ini. That was a worst job
ever I had, I just think and wish about my new job.
Berikut fakta-fakta negative kerja disini :
1.
Semakin lama semakin jobless tiap hari, kerjaan
gak jelas, tujuan yang akan dikerjakan juga gak jelas. Setiap jobless bingung
mau ngapain, internetan bosen, yang ada kepoin orang
2.
Masa gaji dikasi cash udah kaya kuli cuci ato
buruh aja, hihihihi
3.
Tiap mau meeting bawa buku catatan udah kaya
kuliah aja apapun omongan dia musti dicatet dan jangan lupa ditulis hari, tanggal,
bulan, tahun
Nyambung lagi ya nanti, mau ISHOMA duluuuuu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar